DHCP Server

بسم الله الرحمن الرحيم


Assalamu'alaikum, kali ini saya akan menjelaskan tentang konfigurasi DHCP(Dynamic Host Configuration Protocol) Server. Jadi, kali ini saya akan menjelaskan konfigrasi dhcp server pada router dan switch. Mohon maaf sebelumnya karena pada postingan ini belum terdapat konfigurasi dhcp untuk ipv6 atau dhcpv6. Buat anda yang belum tahu DHCP itu apa, jika anda mengkonfigurasi dhcp pada router atau switch maka anda tidak perlu lagi menyetting IP, Subnet Mask, Gateway, dan DNS pada PC yang terhubung dengan router atau switch tersebut, tergantung dari konfigurasi yang anda lakukan. Begitulah penjelasan singkatnya.

Dalam postingan ini saya akan menjelaskan 2 jenis dhcp yaitu :

  • DHCP Vlan (Switch)
  • DHCP Biasa (Router)
*oke, langsung saja

DHCP Vlan (Switch)

DHCP Vlan ini maksudnya, adalah untuk mengkonfigurasi dhcp untuk vlan yang ada pada switch.

Topologi

Konfigurasi

A. Konfigurasi Vlan


B. Konfigurasi DHCP Server

Pertama-tama kita buat interface untuk vlan 100 dan 200 terlebih dahulu, lalu setting ip address pada masing-masing interface sesuai dengan vlannya. Kalau kita tidak membuat interface untuk vlan dan menyettingnya ip address, maka dhcp tidak dapat berjalan. Karena dengan kita membuat interface untuk vlan dan menyettingkannya ip address, itu adalah sebagai patokan atau tanda untuk dimanakah konfigurasi dhcp tersebut berjalan.
Jadi, jangan berpikir kalau nama dari konfigurasi dhcp tersebutlah yang bertindak sebagai patokan atau tanda untuk siapa konfigurasi dhcp tersebut.

Contoh : Coba anda buat vlan 10 > setting agar interface switch yang terhubung dengan pc terdapat dalam vlan10 > buat interface untuk vlan 10 > setting ip 10.10.10.1/24 > konfigurasi dhcp dengan nama vlan20 > setting networknya 10.10.10.0/24, silahkan anda cek apakah dhcpnya berjalan atau tidak.

- Membuat interface untuk masing-masing vlan

- Menyetting ip address sesuai dengan topologi

Untuk mengeceknya anda bisa menggunakan perintah show ip interface brief,atau bisa juga show running-config.

Setelah itu, barulah kita konfigurasi DHCP Vlannya.

Pertama, kita buat dhcp untuk vlan 100 dan setting network yang akan digunakan untuk vlan tersebut.

Lalu setting gateway yang akan digunakan untuk vlan tersebut.

Anda bisa juga menyetting dns untuk vlan tersebut tapi karena tidak ada dns server dalam topologi, jadi tidak apa kalau anda tidak menyettingnya.

Sekarang kita konfigurasi dhcp untuk vlan 200.

Untuk mengeceknya anda bisa menggunakan perintah show running-config atau mengeceknya langsung pada pc.



Jika sudah berhasil, silahkan anda coba untuk melakukan ping ke gatewaynya masing-masing. Tapi jangan berharap anda bisa melakukan ping antar pc, karena dhcp ini tidak menghubungkan vlan, untuk menghubungkan vlan anda harus menggunakan intervlan routing, dari namanya saja kita sudah tahu bahwa switch seperti ini tidak bisa melakukan itu, terkecuali anda menggunakan MultiLayer Switch dan mengaktfikan fitur routing, barulah vlan-vlan tadi dapat saling terhubung.

DHCP (Router)

DHCP pada router ini dimaksudkan secara umum, DHCP ini benar-benar digunakan untuk sebuah network. Jadi, bukan secara virtual lagi. Mengkonfigurasi DHCP dirouter ini lebih mudah dibanding dengan switch. Karena kita tidak perlu lagi membuat vlan, setting interface agar terdaftar dalam vlan tersebut, lalu membuat interface untuk vlan tersebut. Saat kita membuat interface untuk vlan, itu sama saja dengan interface biasa pada router itulah sebabnya kita tidak perlu lagi membuatnya.

Topologi

Konfigurasi

- Setting IP Address pada interface router yang terhubung dengan switch

- Konfigurasi DHCP

Untuk konfigurasi dhcp pada router sama saja dengan pada switch jadi anda tidak perlu takut salah karena perbedaan.

?Kenapa tidak ada DNSnya?
Sama seperti sebelumnya, karena tidak ada yang berperan sebagai DNS server pada topologi, tapi kalau anda mau, anda boleh menyettingnya.

Jika sudah, silahkan anda cek menggunakan show running-config atau langsung cek pada pc. Dan jangan sampai lupa bahwa client itu hanya nama saja.



Dan selesai sudah konfigurasi dhcp ini. Selamat jika anda berhasil. Dan selamat mencoba kembali jika anda gagal. Tapi jangan khawatir bagi yang gagal, jika anda terus mencoba dan tidak menyerah, saat anda berhasil, anda akan lebih mengerti dan paham dibanding dengan yang langsung berhasil.

Tambahan

Dalam mengkonfigurasi DHCP ini anda bisa menyetting agar dalam dhcp ini, ada ip address yang tidak dapat dipakai kalau terhubung dengan dhcp tersebut.
Contoh : ada sebuah wi-fi, lalu ada lima Laptop yang terkoneksi. saat dicek ip addressnya masing-masing :
PC1 = ---.---.---.2/24
PC2 = ---.---.---.3/24
PC3 = ---.---.---.4/24
PC4 = ---.---.---.6/24
PC5 = ---.---.---.7/24

Jika anda perhatikan, tidak ada ip address ---.---.---.5/24.

?Mengapa?
Mungkin karena sudah terpakai, atau bisa jadi memang sengaja disetting agar ip address tersebut tidak ada yang boleh menggunakannya saat terkoneksi dengan wi-fi tersebut.

?Untuk apa?
Kalau anda bertanya untuk apa, alasannya bisa bermacam-macam, tergantung dari kebutuhan, keadaan dan keinginan sang admin jaringannya.

Dan seperti itulah kurang lebih yang bisa anda lakukan. Untuk melakukan konfigurasi seperti itu, bisa dilakukan dengan switch ataupun router. Anda bisa melakukannya dengan menggunakan perintah ip dhcp excluded-address

Dengan itu berarti ip address 192.1.1.5 tidak bisa dipakai di dhcp yang anda konfigurasi. Tidak bisa disini maksudnya anda tidak akan mendapat ip address tersebut dari dhcp ini. Tapi anda tetap bisa terhubung dengan jaringan tersebut dengan menggunakan ip address tersebut secara manual(setting ip address tersebut secara manual pada device anda).

Konfigurasi ini memiliki rumus, sama halnya dengan static routing. Kalau tadi cuma 1 ip yang dikosongkan, sekarang coba kita kosongkan beberapa ip

Perintah ini maksudnya bukan ip 192.1.1.2 dan 192.1.1.10, tapi ip 192.1.1.2 sampai 192.1.1.10. Jadi itu adalah sebuah range ip yang disediakan kosong. Begitulah rumusnya.

Sekian dari saya, mohon maaf apabila banyak salah, semangat belajar, akhir kata . . .
Wassalamu'alaikum wr wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Komentarnya ^^